Konsumsi Garam Berlebihan dapat Merusak Otak dan Ingatan
Konsumsi Garam Berlebihan Merusak Otak
Garam telah bertahun-tahun disebut sebagai penyebab tekanan darah tinggi. Sekarang penelitian baru menunjukkan diet tinggi garam dapat membahayakan otak juga.Studi terbaru untuk menunjukkan hubungan antara diet tinggi garam dan ingatan (daya ingat) serta masalah pemikiran lainnya menunjukkan adanya hubungan antara diet tinggi garam dan kesehatan otak.
Bagi manusia, gangguan akibat Konsumsi Garam Berlebihan seperti masalah ingatan, disorientasi, dan sulit mengenakan pakaian, memasak, membayar tagihan, atau melakukan hal-hal lain sehari-hari.
Apa itu Sebenarnya Garam?
Efek garam berlebihan tidak langsung terjadi. Garam dapat menyebabkan masalah memori dan masalah pemikiran melalui reaksi di usus sangat menggairahkan, kata ahli saraf David Hafler, MD.Garam Tinggi = Penyakit juga Tinggi
Penelitian Hafler sendiri mendukung pentingnya penelitian baru ini. Pada tahun 2013, dia dan rekan-rekannya menerbitkan penelitian pertama yang menunjukkan bahwa kelebihan garam meningkatkan kadar Th17 dan mempengaruhi perkembangan multiple sclerosis. Penemuan itu dapat membantu menjelaskan peningkatan MS dan penyakit autoimun lainnya, seperti psoriasis, penyakit radang usus, dan rheumatoid arthritis.
Iadecola mengatakan bahwa beberapa penelitian telah menunjukkan tingkat stroke dan demensia yang lebih tinggi di negara-negara di mana orang makan banyak garam.
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan Maret 2017, misalnya, menemukan hubungan antara diet rendah garam dan memburuknya kemampuan berpikir di antara orang dewasa di atas 50, terutama yang berusia lebih dari 80 tahun.
Dua penelitian sebelumnya, mencapai kesimpulan yang berbeda.
Periset Kanada melaporkan pada tahun 2011 bahwa orang dewasa yang lebih tua yang sedikit berolahraga lebih mungkin memiliki ingatan dan masalah berpikir jika mereka makan makanan dengan kadar garam tinggi.
Pada tahun 2013, sebuah penelitian di Turki menunjukkan bahwa kadar garam yang lebih rendah terkait dengan kemampuan otak yang lebih baik pada orang dewasa dengan tekanan darah tinggi.
